Udeng Pacul Gowang

Alias: Udeng Pacul Gowang

Link Referensi: <p><a href="https://tambahpinter.com/pakaian-adat-jawa-timur/">https://tambahpinter.com/pakaian-adat-jawa-timur/</a></p> <p> <br> </p> <p><a href="https://surabaya.liputan6.com/read/4044462/video-uniknya-blangkon-pacul-gowang-khas-sidoarjo">https://surabaya.liputan6.com/read/4044462/video-uniknya-blangkon-pacul-gowang-khas-sidoarjo</a></p> <p> <br> </p> <p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Iket">https://id.wikipedia.org/wiki/Iket</a></p> <p> <br> </p> <p><a href="https://twitter.com/budayaaku/status/1380150464826773519">https://twitter.com/budayaaku/status/1380150464826773519</a></p> <p> <br> </p> <p><a href="https://www.kompasiana.com/anakpetualang/5c07e6e043322f33a622b0e7/terselip-pesan-cinta-budaya-dalam-setiap-produk-darjoisme?page=all&amp;page_images=3">https://www.kompasiana.com/anakpetualang/5c07e6e043322f33a622b0e7/terselip-pesan-cinta-budaya-dalam-setiap-produk-darjoisme?page=all&amp;page_images=3</a></p>

Asal: Jawa Timur

Jenis: - Seni Rupa - Tiga Dimensi

Klasifikasi:

  • Terbuka
  • Sakral
  • Dipegang Teguh

Kondisi:

  • Sedang Berkembang
  • Masih Bertahan

Upaya Pelestarian:

  • Promosi Langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)
  • Pertunjukan Seni, pameran, peragaan/demonstrasi
  • Selebaran, poster, surat kabar, majalah, media luar ruang
  • Internet
  • Riset

Pelapor: Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Kab. Sidoarjo

Kustodian: HARPI MELATI Sidoarjo

Guru Budaya/Maestro: Hj. Nasucha


Kabupaten Sidoarjo mempunyai blangkon atau ikat kepala yang khas. Namanya adalah Udeng Pacul Gowang, penutup kepala dengan ciri khas ada lubang di atas, dilengkapi variasi di bagian belakang berupa dua lipatan yang berdiri seperti Pacul Gowang atau cangkul yang sudah gupil.

Udeng dalam Bahasa Jawa penutup kepala dari kain merupakan bagian kelengkapan sehari-hari pria di pulau Jawa dan Bali. Penggunaan iket bagi pria akil balik pada masa lalu menjadi keharusan karena dipercaya melindungi mereka dari roh-roh jahat, selain untuk fungsi-fungsi praktis seperti wadah /pembungkus, selimut, bantalan untuk mengangkut beban di kepala dsb, sedangkan saat ini lebih diperuntukkan sebagai aksesoris dan upaya melestarikan budaya.

Udeng merupakan ikat kepala yang sering digunakan bersama dengan pakaian adat tertentu dan juga digunakan sebagai pelengkap pakaian pengantin pria seperti yang dipakai orang-orang saat itu pada masa Kerajaan Jenggala.


Bahan baku utama Udeng Pacul Gowang harus menggunakan motif batik khas Sidoarjo. Udeng Pacul Gowang ini memiliki arti penuh makna. Kewibawaan, berilmu tinggi, rendah diri dan senantiasa bertaqwa merupakan gambaran bagi lelaki Sidoarjo yang mengenakan udeng. Tiap sisi dari udeng pun memiliki ciri yang istimewa. 

Filosofi Udeng Pacul Gowang yaitu penutup kepala gowang yang artinya tertutupnya sebagian kepala melambangkan keseimbangan antara terbukanya pikiran prajurit dan upaya merahasiakan atau menutup keburukan dirinya untuk kewibawaannya. Buncen runcing bentuk yang menyerupai gunung melambangkan jiwa teguh dan kokoh, selain itu seorang prajurit harus pandai, cerdas dan berilmu tinggi. Buncen tumpul melambangkan sifat seorang prajurit harus rendah diri dan andap asor untuk dapat menyatu dengan masyarakatnya. Penutup tengkuk melambangkan tertutupnya tengkuk. Prajurit harus dapat melihat kesalahan dirinya sendiri sebelum menyalahkan orang lain. Tengkuk (jithok) merupakan simbol dari diri kita.


Bagikan artikel ini

Apakah konten ini membantu?