PECAL PATI

Alias: PECAL PATI

Link Referensi: <p>---</p>

Asal: Jambi

Jenis: Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional

Kondisi: Masih Bertahan

Upaya Pelestarian:

  • Promosi Langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)
  • Internet

Pelapor: PEMERINTAH KABUPATEN BATANG HARI

Kustodian: Lembaga Adat kecamatan Maro Sebo Ilir

Guru Budaya/Maestro: Masyarakat Terusan


Masakan pecal pati adalah masakan turun temurun dari orang tua zaman dahulu.
Pada zaman dulu, pecal pati biasa dimasak pada saat ada acara adat , peresmian pernikahan,
dan acara-acara penyambutan tamu kehormatan. Pecal pati dimasak dengan menggunakan daging sapi/kerbau yang baru disembelih/dipotong. Selain dimasak untuk acara adat,
pernikahan dan penyambutan tamu kehormatan, masakan pecal pati juga biasa dimasak pada saat menyambut bulan suci Ramadhan. Biasanya sebelum bulan suci Ramadhan pasar akan memotong sapi/kerbau, sehingga masyarakat terusan biasanya akan membeli daging untuk dimakan pada saat buka puasa hari pertama puasa Ramadhan.
Untuk memasak Pecal Pati tersebut bahan dan bumbu yang digunakan adalah sebagai
berikut :
Bahan :
• 250 gram daging sapi/kerbau
• Santan
• Gula Merah
• Bawang Merah
• Bawang Putih
• Cabe Rawit
• Asam Jawa
• Gula dan Garam
Cara memasak :
• Cuci bersih daging, kemudian bumbui daging dengan gula merah dan diremas-remas agar
bumbu meresap, sisihkan;
• Setelah kurang lebih 1 jam, bakar daging di atas bara api;
• Setelah dikira matang sempurna, potong daging menjadi bentuk dadu-dadu kecil
• Untuk mendapatkan santan, perah kelapa yang sudah diparut menggunakan air hangat;
• Masukkan gula, garam, asam jawa, dan irisan bawang merah dan cabe rawit kedalam
santan;
• Koreksi rasa, kemudian masukkan daging yang telah dipotong-potong tadi;
• Pecal pati siap disajikan.

Bagikan artikel ini

Apakah konten ini membantu?