KUE TAT

Alias: KUE TART

Link Referensi: <p>DELLA PURNAMA SARI BERUSIA 24 TAHUN SEBAGAI PELAKU / PEMBUAT KUE TAT YANG MERUPAKAN PENURUS ORANG TUANYA DENGAN MEMPERTAHAN RESEP DAN CARA PEMBUATAN SECARA TURUN MENURUN BAIK PROSES ADONAN, POLA, SERTA SELAI YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES PEMBUATAN KUE TAT.</p>

Asal: Bengkulu

Jenis:

  • Adat istiadat masyarakat, ritus (magis), dan perayaan-perayaan, sistem ekonomi tradisional, sistem organisasi sosial
  • Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional

Kondisi: Sedang Berkembang

Upaya Pelestarian: Promosi Langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)

Pelapor: DINAS PARIWISATA KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Kustodian: DINAS PARIWISATA KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Guru Budaya/Maestro: DELLA PURNAMA SARI


tat berasal dari bahasa Bengkulu yang berasal dari kata tart., dulunya tat adalah makanan para bangsawan . Makanan yang selalu tersaji di saat lebaran Idul Fitri atau Idul Adha bahkan saat hajatan baik dari sunatan hingga ke pernikahan. Sepertinya menu ini menjadi suatu kewajiban dan harus ada di setiap kesempatan. konon katanya semakin banyak kue tat itu semakin tinggi kasta atau termasuk orang terpandang dan kaya.

Bagikan artikel ini

Apakah konten ini membantu?