DANGKE

Alias: KEJU ENREKANG

Link Referensi: <p>1. Syamsul Rahman. 2014. <em>Studi Pengembangan Dangke sebagai Pangan Lokal Unggulan dari Susu Di Kabupaten Enrekang</em>. Makassar: Universitas Islam Makassar.</p> <p>2. Wahniyathi Hatta. 2013. <em>Survey Potensi Dangke Susu Sapi sebagai Alternatif Dangke Susu Kerbau di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan</em><em>.&nbsp;</em>Makassar: Universitas Hasanuddin.</p> <p>3. <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dangke">https://id.wikipedia.org/wiki/Dangke</a></p> <p>4. <a href="https://www.liputan6.com/regional/read/3240459/dangke-keju-lokal-enrekang-rasa-keju-eropa">https://www.liputan6.com/regional/read/3240459/dangke-keju-lokal-enrekang-rasa-keju-eropa</a></p> <p>5. <a href="https://brisik.id/read/56743/mengenal-dangke-keju-khas-enrekang-sulawesi-selatan">https://brisik.id/read/56743/mengenal-dangke-keju-khas-enrekang-sulawesi-selatan</a></p>

Asal: Sulawesi Selatan

Jenis: Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional

Kondisi: Masih Bertahan

Upaya Pelestarian:

  • Promosi Langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)
  • Selebaran, poster, surat kabar, majalah, media luar ruang
  • Internet
  • Riset

Pelapor:

  • Anggoro Dasananto, S.H.
  • Jumurdin, S.Pd., M.Pd.

Kustodian: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Enrekang

Guru Budaya/Maestro: Ir. Arsil Bagenda, MM


Dangke adalah makanan tradisional yang menyerupai keju yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia. Nama dangke sendiri diambil dari bahasa Belanda 'Dankjewel' yang artinya dalam bahasa Indonesia 'terima kasih'. Dangke terbuat dari susu kerbau atau sapi yang diolah secara tradisional dengan cara direbus sampai mendidih. Dangke memiliki tekstur seperti tahu dan memiliki rasa yang mirip dengan keju. Dangke juga terkenal memiliki kandungan protein betakaroten yang cukup tinggi.

Dangke dibuat dengan merebus susu murni sampai mendidih. Harus ekstra hati2 saat merebusnya karena sangat mudah meluap dan meluber keluar wadah. Untuk mendapatkan serat susu (dangke), pada saat rebusan susu sudah mendidih, maka dimasukkan sedikit getah buah pepaya. Kira-kira perbandingannya 2 tetes untuk 1 liter susu. Jangan kebanyakan karena bisa membuat pahit dan gumpalan serat susu tidak bisa mengental. Getah pepaya ini berfungsi untuk memisahkan adanya kandungan air dan lemak yang ada pada susu, dari yang semula susu cair berubah menjadi padat karena getah pepaya ini. Untuk mendapatkan rasa, bisa ditambahkan garam pada saat direbus. Serat susu yang sudah berupa gumpalan-gumpalan kemudian disaring, dibuang airnya. Setelah selesai dimasak, keju dimasukkan ke dalam tempurung kelapa atau yang biasa dikenal dengan nama batok. Keju dipadatkan ke dalam batok kelapa lalu diletakkan di daun pisang sebagai pembungkusnya.

Dangke dapat langsung disajikan sebagai lauk tinggi protein atau diolah lagi menjadi variasi makanan lain seperti dangke bakar, dangke tumis, kerupuk dangke dan lain-lain. Keju dangke memiliki tekstur yang padat dan empuk, mirip dengan tahu. Namun jika dibandingkan dengan tahu keju dangke bertekstur lebih padat. Rasanya pun juga gurih, tak kalah dengan keju yang lainnya. Selain rasanya yang lezat, keju dangke ini juga memiliki kandungan kalsium yang tinggi.

Bagikan artikel ini

Apakah konten ini membantu?