NASU CEMBA

Link Referensi: <p>1. Syamsul Bahri. 2020. <em>Nasu Cemba: Masakan Tradisional Khas Masyarakat Massenrempulu Di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.</em> Makassar: Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan</p> <p>2. <a href="https://www.merdeka.com/peristiwa/sedapnya-nasu-cemba-khas-enrekang-perpaduan-asam-gurih-yang-bikin-nagih.html">https://www.merdeka.com/peristiwa/sedapnya-nasu-cemba-khas-enrekang-perpaduan-asam-gurih-yang-bikin-nagih.html</a></p> <p>3. <a href="https://www.viva.co.id/vstory/kuliner-vstory/1289437-nasu-cemba-kuliner-khas-enrekang-bikin-lidah-bergoyang">https://www.viva.co.id/vstory/kuliner-vstory/1289437-nasu-cemba-kuliner-khas-enrekang-bikin-lidah-bergoyang</a></p> <p>4. <a href="https://budaya-indonesia.org/Nasu-Cemba">https://budaya-indonesia.org/Nasu-Cemba</a></p> <p>5. <a href="https://www.idntimes.com/food/recipe/resty/mengenal-nasu-cemba-makanan-khas-enrekang-yang-bikin-ketagihan-exp-c1c2/5">https://www.idntimes.com/food/recipe/resty/mengenal-nasu-cemba-makanan-khas-enrekang-yang-bikin-ketagihan-exp-c1c2/5</a></p> <p align="center"> <br> </p>

Asal: Sulawesi Selatan

Jenis: Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional

Kondisi: Masih Bertahan

Upaya Pelestarian:

  • Promosi Langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)
  • Selebaran, poster, surat kabar, majalah, media luar ruang
  • Internet
  • Riset

Pelapor:

  • Jumurdin, S.Pd., M.Pd.
  • Anggoro Dasananto, S.H.

Kustodian: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Enrekang

Guru Budaya/Maestro: H. Dahera


Nasu cemba adalah salah satu makanan tradisional warga kabupaten Enrekang. Karena rasanya yang kental dengan aroma daun cemba, sehingga sangat populer dengan “Nasu Cemba”. Selain daun, cemba juga dikombinasi dengan rempah-rempah seperti bawang, merica, kemiri dan lainnya sehingga rasanya dijamin dapat membuat lidah bergoyang.

Daun Cemba (Acacia pennata) ini biasanya tumbuh liar di pinggiran gunung Enrekang. Bentuk daun tumbuhan cemba ini mirip dengan meniran. Bedanya, tumbuhan cemba memiliki tangkai-tangkai yang berduri. Hanya daging pilihan yang bisa digunakan untuk membuat makanan ini yaitu daging iga yang masih melekat pada tulangnya. Iga ini akan dimasak hingga lembut bersama rempah dan bahan khusus lainnya.

Selain daun cemba sendiri juga bumbu yang digunakan dalam nasu cemba cukup banyak. Bahan pertama yaitu bawang putih, bawang merah, jahe, merica, dan kemiri. Bahan lainnya yaitu lengkuas, sereh yang telah digeprek, dan sangrai kelapa. Semua bumbu ini ditambahkan ke dalam rebusan daging yang sudah melembut.

Selain rempah-rempah di atas, ada lagi bahan lain yang memberi rasa khas pada masakan ini yaitu daun cemba. Bagian daun cemba yang digunakan yaitu daun yang masih muda. Daun cemba ini memberikan rasa asam yang khas, sehingga rasa nasu cemba sangat berbeda dengan sop iga lainnya.

Bahan dan Bumbu Nasu Cemba adalah sebagai berikut:

- Daging sapi (biasanya yang paling bagus adalah iga sapi) & Tulang (biasanya yang paling bagus adalah tulang leher);

- Bumbu Halus: Bawang putih, Bawang merah, Jahe, Kemiri;

- Merica;

- Kunyit;

- Kelapa sangrai (dihaluskan sampai mengeluarkan minyak);

- Daun Cemba (yang masih muda);

- Garam;

- Penyedap rasa.



Cara membuat atau memasak Nasu Cemba:

- Cuci bersih daging sapi dan tulang kemudian dipotong-potong sesuai dengan keinginan (biasanya untuk dijual di warung daging diikat pada tulang dengan menggunakan tali rafia yang kecil);

- Bawang putih, bawang merah, jahe dan kemiri dihaluskan dan dicampur kemudian ditumis sampai harum;

- Masukkan daging sapi yang telah dipotong ke dalam panci dan dimasak;

- Masukkan Bawang putih, bawang merah, jahe dan kemiri yang telah ditumis;

- Tambahkan merica dan kunyit;

- Tambahkan Garam dan penyedap rasa (secukupnya);

- Masukkan Kelapa sangrai (kelapa sangrai yang telah dihaluskan sampai mengeluarkan minyak) 2 sendok makan;

- Tambahkan daun cemba sekitar segenggam;

- Masak sekitar 2-3 jam kemudian siap dihidangkan.

Orang Enrekang biasanya menyantap nasu cemba bersama nasi, ketupat, atau buras. Tidak lupa juga lombok tumis hijau yang sangat pedas. Nasu cemba bukan makanan yang gampang didapat. Bahkan rumah makan yang menyajikan nasu cemba sangat jarang. Nasu cemba memang biasanya hanya dimasak pada hari-hari khusus seperti acara pernikahan, acara syukuran, dan hari lebaran.

Bagikan artikel ini

Apakah konten ini membantu?