Anyang Pakis

Alias: -

Link Referensi: <p>Di isi dengan keterangan lisan oleh Hj. Faridah Hafni, Murniati Nasution dan Maimunah yang merupakan tokoh yang melestarikan Anyang Pakis di kabupaten Labuhanbatu</p>

Asal: Sumatera Utara

Jenis:

  • Adat istiadat masyarakat, ritus (magis), dan perayaan-perayaan, sistem ekonomi tradisional, sistem organisasi sosial
  • Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional

Kondisi:

  • Masih Bertahan
  • Sudah Berkurang/terancam punah

Upaya Pelestarian:

  • Promosi Langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)
  • Belum ada upaya untuk pelestarian/promosi EBT yang bersangkutan

Pelapor: Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Labuhanbatu

Kustodian: Tokoh Adat dan Pemerhati Budaya yang ada di setiap Desa di Kabupaten Labuhanbatu

Guru Budaya/Maestro:

  • Hj. Faridah Hafni
  • Murniati Nasution
  • Maimunah


Anyang Pakis adalah makanan khas masyarakat Melayu Labuhanbatu yang mirip dengan Anyang Buas-Buas, perbedaannya adalah daun buas-buas diganti dengan pakis. Daun Pakis di olah dengan bumbu kelapa gongseng, ketumbar, jahe, bawang merah, batang serai, asam jeruk dan lampau. Setelah itu bumbu dan daun pakis dicampurkan serta ditambahkan udang basah. Biasanya anyang pakis disajikan sebagai makanan berbuka puasa

Anyang pakis sangat lezat disantap begitu saja tanpa nasi karena memang bukan tergolong jenis sayur. Anyang pakis sebetulnya miri urap. Hanya saja anyang pakis menggunakan bumbu kelapa yang disangrai seperti serundeng. Bumbu dasarnya juga mirip bumbu urap, yaitu bawang merah, serai, daun jeruk, dan ketumbar. Semuanya dihaluskan lalu disangrai bersama kelapa. Selanjutnya diberikan jeruk nipis.

Bagikan artikel ini

Apakah konten ini membantu?